Sugihart Digital Art Gallery
Do(s) dan don’t(s) Untuk Menggambar Sketsa Bagi Pemula Do(s) dan don’t(s) Untuk Menggambar Sketsa Bagi Pemula
Diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk dapat menggambar dengan baik, apalagi bila gambar tersebut merupakan jenis realis. Teknik yang digunakan pun tidak boleh sembarangan agar... Do(s) dan don’t(s) Untuk Menggambar Sketsa Bagi Pemula

Diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk dapat menggambar dengan baik, apalagi bila gambar tersebut merupakan jenis realis. Teknik yang digunakan pun tidak boleh sembarangan agar gambar dapat nampak seperti asli meskipun hanya mengandalkan goresan pensil. Selain teknik, meskipun tidak selalu, alat dan/atau media yang digunakan juga dapat memengaruhi hasil gambar—bukan kualitas. Sugihart telah menghimpun beberapa hal yang dapat dilakukan dan hal yang pantang dilakukan sebagai pemula apabila ingin menggambar! Berikut daftarnya:

 

DO

 

  1. Genggam Pensil dengan Baik

Maksudnya, ketika menggambar, penting untuk mengetahui seberapa tekanan yang ingin kita berikan ke gambar. Apabila ingin menggambar garis tegas dan tebal, genggam pensil lebih dekat ke arah ujung lancip pensil. Dan sebaliknya, jika ingin hasil goresan yang lebih tipis, genggam pada batang pensil sehingga tekanan pada pensil lebih sedikit.

  1. Gunakan Blending Stick untuk Latar Natural

Alih-alih menggores pensil berulang-ulang untuk membuat latar seperti langit atau hanya latar di belakang gambar, gores pensil pada satu titik dan lalu blend atau baurkan menggunakan blending stick. Hal ini membantu latar terlihat lebih natural dan lebih halus.

  1. Buat Gambar yang Dapat Terlihat Jelas di Siluet

Untuk memastikan bahwa gambar seorang karakter yang digunakan telah memiliki gestur serta posisi yang tepat, buatlah seakan apabila karakter tersebut hanya berupa siluet, siapapun yang melihat karakter tersebut akan mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh karakter tersebut dengan lebih jelas.

  1. Gambar Dari Sisi Sebaliknya Menggunakan Kertas Minyak

Apabila gambar sudah selesai dan Anda ingin mengecek apakah gambar sudah proporsional, cobalah menggunakan kertas minyak lalu jiplak gambar Anda dengan sisi sebaliknya. Dengan begitu, dapat dilihat apakah gambar tersebut memiliki kekurangan atau kurang proporsional.

  1. Hindari Noda Pensil

Yang satu ini memang agak tricky, karena ketika menggambar sketsa menggunakan pensil, akan sulit menghindari noda pensil pada gambar. Namun noda tersebut yang dapat ada di spot tertentu yang Anda hindari dapat merusak keseluruhan gambar Anda. Triknya bisa dengan menggunakan kertas tambahan di atas telapak tangan ketika menggambar untuk ‘menampung’ noda pensil tersebut!

DON’T

 

  1. Menggunakan Pensil yang Terlalu Keras

Pensil memiliki beberapa tingkat kekerasan yang nantinya akan memengaruhi hasil goresannya. Mulai dari B, 2B, HB, hingga 4B. Untuk pemula, sebaiknya menggunakan pensil dengan tingkat kekerasan yang rendah seperti B atau 2B sehingga lebih mudah untuk mengatur ketebalan dan intensitas dari goresan pensil.

  1. Membatasi Diri Sendiri

Mengeksplorasi gaya berseni diri sendiri merupakan suatu proses yang harus dilewati serta dijalani oleh seorang seniman. Jangan batasi diri dengan berpikir terlalu sulit dan sebagainya, karena dengan banyak mengeksplor, siapa tahu Anda akan menemukan ciri khas dan gaya menggambar Anda lebih cepat!

  1. Meniru Karya Orang Lain

Memang mengeksplor akan memperluas pengetahuan dan membantu untuk menemukan gaya berseni sendiri. Namun perlu juga memerhatikan aspek plagiarisme, alias jangan sampai karya Anda sama persis dengan seniman yang Anda contoh. Selain melanggar hak cipta, itu akan mempersulit untuk menemukan gaya berseni Anda sendiri.

  1. Menutupi Hasil Karya Sendiri

Untuk pemula memang agak sulit dan terkesan menantang apabila ‘memamerkan’ karyanya ke khalayak umum. Alasannya pun beragam, mulai dari minder karena karyanya belum dianggap layak untuk dipamerkan hingga takut akan kritikan orang lain. Pro dan kontra hal yang lumrah, namun kembali lagi bagaimana kita menyikapi masukan-masukan yang datang. Jadi, perlihatkanlah karya Anda ke banyak orang! Terima kritikan yang membangun dan jangan hiraukan yang menjatuhkan. Karena dengan banyaknya Anda memperlihatkan karya, akan menumbuhkan rasa percaya diri atas karya maupun diri Anda sendiri.

  1. Overthinking

Overthinking  atau terlalu banyak dan jauh berpikir juga dapat berdampak buruk. Setelah membaca artikel ini pun, keputusan tetap di tangan Anda bagaimana Anda ingin menggambar dan berseni. Karena yang tahu bagaimana karya Anda dan seberapa bagus hanya Anda sendiri!

 

Itulah hal yang patut serta pantang dilakukan untuk menggambar bagi pemula! Pelan tapi pasti, serta yakin akan diri sendiri. Karena dengan adanya kepercayaan diri yang diiringi dengan usaha, pasti akan membuahkan karya yang brilian! Namun mengutip dari seniman ternama, Salvador Dali, jangan bermimpi untuk meraih kesempurnaan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan! Jadi, selamat berkarya dan jangan lupa hargai karya seni Indonesia hari ini!

 

Sumber: Pencils

Thoughtco

Creativebloq

 

Sumber gambar: Pexels

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *