Sugihart Digital Art Gallery
Bedakan Lukisan Asli dan Palsu dengan Cara Ini! Bedakan Lukisan Asli dan Palsu dengan Cara Ini!
Sebuah lukisan memiliki nilai tersendiri yang tak jarang terdapat makna filosofis mendalam yang ditanamkan oleh sang pelukis di dalamnya. Hal tersebut membuat lukisan dapat... Bedakan Lukisan Asli dan Palsu dengan Cara Ini!

Sebuah lukisan memiliki nilai tersendiri yang tak jarang terdapat makna filosofis mendalam yang ditanamkan oleh sang pelukis di dalamnya. Hal tersebut membuat lukisan dapat dikatakan sebagai identitas seorang pelukis. Meskipun begitu, dalam praktik kesenian, meniru sebuah karya sebenarnya diperbolehkan. Asalkan hasil tiruan tidak dibubuhkan tanda tangan dari sang pelukis asli ataupun diberi keterangan seperti “Tribute to…”.

Namun tetap saja terdapat berbagai oknum yang menyalahi aturan dan asal menjiplak karya dari seorang pelukis. Bahkan, beberapa tahun lalu terdapat insiden pencurian lukisan karya Basuki Abdullah dari keluarga Bung Hatta yang menyebabkan kerugian diperkirakan sejumlah 6 milyar rupiah. Karya Basuki Abdullah diberitakan ditukar dengan yang palsu sebelum kemudian dicuri. Agar dapat terhindar dari kejadian seperti itu, mari simak info untuk membedakan karya lukisan asli dan palsu di bawah ini!

 

  1. Perhatikan tanda tangan atau watermark

Seperti yang sebelumnya dikatakan, setiap pelukis biasanya membubuhkan tanda tangan atau watermark pada karyanya sebagai tanda bahwa karya tersebut dibuat oleh pelukis tertentu. Perhatikan tanda tangan ini, meskipun ditiru, biasanya akan tetap ada perbedaan dengan yang asli.

  1. Perhatikan retakan seribu pada permukaan lukisan

Lukisan lama cenderung memiliki daya lekat cat ke kanvas yang kuat. Selain itu, jika umur dari sebuah lukisan terbilang tua, Anda akan mendapati retakan seribu atau garis-garis tipis menyerupai sarang laba-laba pada permukaan cat. Juga, pada bagian belakang kanvas akan terdapat jejak retak menguning yang menyerupai akar pohon.

  1. Bertanya pada kerabat pelukis

Apabila Anda masih meragu, Anda dapat langsung bertanya ke kerabat dekat dari pelukis untuk mencari bukti-bukti bahwa lukisan tersebut memang lukisan asli. Bukti dapat berupa kesaksian melihat pelukis pernah mengerjakan karya tersebut atau bukti fisik berupa foto karya tersebut.

  1. Melakukan uji forensik

Tidak hanya pada manusia, dengan bantuan teknologi, untuk mengetahui keaslian sebuah lukisan dapat dengan melakukan uji forensik terhadap karya tersebut. Namun sayangnya, teknologi di Indonesia belum memenuhi standar untuk melakukan uji forensik terhadap lukisan.

 

Itu adalah beberapa hal yang dapat diterapkan untuk mengetahui keaslian sebuah lukisan. Mari bersama tingkatkan kesadaran akan pentingnya orisinalitas sebuah karya. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang kesadaran untuk menghargai sebuah karya original masih rendah, yang berakibat makin maraknya pemalsuan maupun pembajakan terhadap karya-karya seni. Padahal ide yang lahir dan kemudian bertransformasi menjadi sebuah karya bukanlah hal yang mudah. Jadi mari bersama hargai karya seni dengan baik! (mip)

 

Sumber: Detik News

Detik Hot

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *